Home » Berita Unik » Bir seharga 400 juta rupiah, mau tau rasanya?

Bir seharga 400 juta rupiah, mau tau rasanya?

Ngondoy.com – Pabrik bir yang berada di London baru-baru ini meluncurkan layanan unik dengan menggunakan profil genetik mutakhir untuk menciptakan bir paling terkenal didunia. Bir ini menyesuaikan dengan rasa DNA Anda sendiri, dengan biaya bir seharga 400 juta rupiah.

Bir Seharga 400 Juta Menggunakan Sample Air Liur.

Ciaran Giblin adalah pembuatan bir pertama di dunia yang disesuaikan dengan DNA klien. Pabrik ini bekerjasama dengan perusahaan genetik pribadi yang disebut 23andMe, “Setelah mengetahui potensi pemetaan genetik, saya mengirim sampel air liur sederhana ke 23andMe. Hasilnya sangat memuaskan dan memberikan apa yang saya butuhkan. Saya senang dengan hasil dan kesempatan yang telah diberikan kepada kami untuk benar-benar mendorong pembuatan bir yang inovatif,” ucap Giblin.

Dikutip dari laman Odditycentral, Cara kerja pembuatan bir adalah klien harus menyediakan air liur, dan kemudian akan dianalisis oleh perusahaan odditycentral 23andMe untuk mendeteksi kepekaan seseorang terhadap bahan kimia yang mirip senyawa pahit.

Setelah selesai menganalisis, pembuatan bir akan menggunakan informasi genetik untuk memetakan profil diri dan rasa bir. Klien akan diajak ketempat perusahaan pembuatan bir untuk konsultasi dengan Ciaran Giblin secara langsung. Klien akan mencicipi bir untuk memastikan bahwa mereka senang dengan gaya bir yang diusulkan.

Layanan pembuatan bir ini menggunakan biaya yang mahal, setiap pembayaran 400 juta Anda akan mendapatkan 12 gensol atau setara dengan 2.000 liter bir. Pembayaran tersebut juga termasuk dalam biaya studi yang disebut dengan pengetahuan yang memberi para pecinta bir kesempatan untuk mendapatkan makna lebih dalam proses pembuatan bir.

Apakah kamu tertarik dengan bir ini? Bir dengan rasa DNA kamu sendiri, tentunya pasti akan menyukainya meskipun kamu bukan pecinta bir.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*